Sakit Itu Ketika kau menjadikannya Satu-satunya Sementara Dia Hanya Menjadikanmu Salah Satunya...

Wanita Yang Baik Tidak Akan Mengambil Pasangan Orang Lain Dan Tidak Akan Minta Di Poligami

Tidak ada yang lebih sakit daripada kamu pernah menjadikannya satu-satunya orang disaat kau hanya dijadikan sebagai salah satu, hanya dijadikan pelarian atau dijadikan yang kedua.
Sebenarnya ingin tidak percaya karena perlakuannya seolah-olah kamu hanyalah satu-satunya dalam dirinya, tapi kenyataan membuktikan bahwa dia memiliki orang lain yang lebih diprioritaskan untuk masa depadannya.

Saat itu juga kamu merasa selama ini telah sia-sia berkorban kasih, cinta dan segalanya yang pernah kamu lakukan untuk membahagiakannya dan menunjukkan cintamu. Karena pada akhirnya kamu tetap tidak akan dipilih sekalipun kamu mampu membahgiakannya

Rasanya itu benar-benar sakit seperti nyilu yang seakan meremukkan seluruh tulang. Sepertitnya hanya ada dihati namun seakan seperti racun yang akan segera menyebar keseluruh tubuh dan segera melumpuhkan ragamu.

Seketika itu juga kamu akan menyadari bahwa sekuat apapun kamu berusaha mengambil hatinya, membahagiakannya dan segalanya yang mampu menarik perhatiannya hanya akan berbuah kesia-siaan. Karena dia hanya akan datang saat dia butuh kebahagian lain saat dia tidak butuh dia tidak akan datang.

Sejujurnya dalam hatimu kamu sangat ingin mendatanginya, melabraknya, memarahinya lalu manyakan banyak hal sambil memakinya, namun kamu tidak bisa melakukan itu semua, bukan karena mencintainya melainkan karena kamu terlalu kecewa karena dia tidak seperti yang kamu harapkan.

Pada suatu titik kamu ingin mendatanginya untuk memberikannya pilihan memilihmu atau memilih dia, tapi kamu tidak bisa melakukannya karena kamu tahu betul kamu tidak akan dipilih sementara kamu masih belum siap untuk kehilangnnya.

Sebesar apapun rasa kecewa yang kamu rasakan setelah mengetahui hanya dijadikan pilihan, itu tidak cukup mampu membuat dirimu mau menjahui dirinya. Selalu saja kamu takut merasakan hal lebih menyakitkan yaitu kehilangan dia, padahal kamu tahu betul tetap bersamanya adalah hal yang paling menyakitkan.

Sebelum kamu merasakan benar-benar tidak dihargai atau dipermalukan, atau sampai terlihat mengemis, kamu tidak akan ingin melepasakannya. Hal ini baru akan kamu rasakan nanti saat kamu sudah bisa melepaskannya.
Setelah bisa move on kamu baru akan melihat betapa kamu terlihat sangat tidak berharaga mengemis-ngemis dihadapannya untuk sesuatu yang menyakitkan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sakit Itu Ketika kau menjadikannya Satu-satunya Sementara Dia Hanya Menjadikanmu Salah Satunya..."

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.